2.6.17

Romadlon `1438 #7

Entah sejak kapan tumbuh
pohon itu kini buahnya tumpah
di hatinya yang gundah.

- ini sampah!

Ada rasa malu, dan waktu berlalu
Digalinya tanah, dikuburnya `1001 buah
Resah ada  mata memandang,
dibangunnya  pagar  penghalang

- pohon dengki!
terdengar suara orang menamai


Dia terus sibuk sendiri

Romadlon 1438 #6

tak ada sepi
di luar atau di dalam.
mereka yang terkutuk
menyanyi dan menari
merayakan masa depan


21:50

Romadlon 1438 #5

tak ada luka basah
mata hanya merambah
wajah yang lelah
lalu kemana langkah
kaki mengarah?
jalan mendaki dan
hati yang pasrah


21:10

Romadlon 1438 #4

di buritan perahu Nuh
air mata menambahi banjir yang kianmenyesaki hati


21:53

Romadlon 1438 #3

angin darat pergi
membawa hati.
gagak hitam sembunyi
di hutan sepi.
ingatkah gerimis pada
samudera yang menanti?


20:30

Romadlon 1438 #2

diri yang
serupa debu
pun tak kuasa

untuk sekedar
sembunyi


20:05

Romadlon 1438 #1

bukan kau
apalagi aku.
semua ini

tentang dia

Dia


22:51