13.6.18

BATU PUASA


Dia itu batu ataukah seperti batu yang sedang setia
di pinggir jalan? Dan memang dia batu karena semua
melihatnya sebagai batu bukan debu apalagi hantu.
Pada suatu siang yang jalang pantat seseorang  
menindihnya dengan wajah senang dan dia tetap batu
damai saja diam saja. Dan ketika pada senja kelabu
seseorang  mendudukinya dengan gaya berkuasa
karena lelah menjadikannya gagah, dia masih batu
tidak goyah dan tidak resah.
Ketika ada orang gundah mencari arah lalu
daun berisik dan gugur bersama angin, batu dingin
menanti hujan menunggu matahari menyapa kembali.
--Seorang bocah menangis kepalanya berdarah
O dari manakah kerikil yang buta arah?



31.5.18

PUASA AH

puasa tidak puasa tidak puasa tidak puasa
tidak, puasa, tidak, puasa, tidak, puasa, tidak
puasa tidak puasa tidak puasa tidak puasa
tidak puasa, tidak puasa, tidak puasa, tidak...
puasa tidak puasa tidak puasa tidak puasa
tidak puasa tidak puasa tidak puasa tidak
puasa... tidak... puasa... tidak... puasa...
tidak puasa tidak puasa tidak puasa tidak

MA Vip
15 Romadlon 1439H

30.5.18

AKU PUASA


Katanya, ini adalah perisai
Perisai yang melindungi
Melindungi jiwa dari musuh
Musuh yang menerror keteguhan
Keteguhan hati manusia
Manusia yang selalu berjuang.

29.5.18

21.5.18

ADA PUASA


Ada kabar, tadi siang:
Di perempatan jalan
--Sitanggal yang ramai
Ada seorang anak berwajah garang
dan seorang bapak berwajah riang:
Mereka dengan sepeda motor
saling adu saling serang:
Ada kata-kata dan binatang
Ada setan yang hampir senang
--Semua berlalu dan kembali tenang
dan tak ada polisi datang.
Untung ada puasa:
Katanya!

MA Vip
5 Romadlon 1439H