15.4.11

Manggarai Pagi

08.30

kereta berlalu seperti marah
lelaki basah menghimpun sampah
pagi memang bergairah

di tepi sungai kukenali
ke barat mengalir sejarah


08.43

kabut menyaput lembut
rupa peradaban
lelaki perempuan berjalan
anak kecil di gendongan

bersama air sungai
angin melaju perlahan
menemani kereta listrik tertahan
dan gelapnya masa depan

Kemudian

Ada lagu pujian seorang wanita
Dari tempat sembahyangan
Ada langkah lelaki tua
Menjejak bantalan rel tak tertahan
Bersamanya merebak
Harapan dan permintaan

Jakarta, 15/4/2011

4 komentar:

aciid !!!!!! mengatakan...

ketika pagi datang..
lihatlah awan
sapalah dngan senyuman
dan jngan lupa ..............
.............
............ sikatan :D

Muhammad A Vip mengatakan...

maksude gosok gigi?

nuel mengatakan...

mau kemana mas ke sana? :P

Muhammad A Vip mengatakan...

nuel:biasa...